DOA DAN HARAPAN
Ada hal yang menarik ketika salah seorang Pendeta GKJW di Surabaya
bertugas melayani di Belanda, beliau menemukan dokumen-dokunmen yang
diantaranya berisikan tentang perjalanan panjang perintisan GKJW di Sidoarjo.
Sejarah mencatat bahwa tidak mudah bagi GKJW untuk mengembangkan pelayanannya
di bumi Sidoarjo.
Para perintis (cikal bakal) GKJW Jemaat Sidoarjo sejak awal memiliki
kerinduan mempunyai gedung gereja sendiri karena ibadah yang dilakukan
di Aula penjara Sidoarjo sering terkendala.
Kerinduan itu akhirnya diwujudkan dengan membeli tanah yang berlokasi
di Desa Sidokerto Kecamatan Buduran ( depan makan kristen Buduran ).
Prosedur dan peraturan yang berlaku telah ditempuh dan diikuti untuk
memperoleh perijinan.
Sudah hampir 15 tahun ijin mendirikan gedung gereja di tanah Desa Sidokerto
di urus, tetapi surat ijin belum juga turun.
Dari hasil kajian sementara, dapat disimpulkan sangatlah kecil peluang
untuk mendirikan gedung gereja di sana karena warga sekitar Desa Sidokerto
belum bisa memberikan persetujuannya untuk waktu yang tidak bisa ditentukan,
padahal ini merupakan salah satu persyaratan dalam perijinan
Berdasarkan kondisi tersebut diatas Sidang Majelis dalam sidang tanggal
11 September 2011 memberikan mandat kepada PHMJ cq panitia pembangunan
untuk mencari alternatif tempat yang memungkinkan untuk pembangunan gedung
gereja.
Dari kajian alternatif lokasi yang dilakukan oleh team kajian, maka lokasi
yang ke 14 ini sangat representatif dan peluang perijinannya untuk pembangunan
sarana ibadah bagi GKJW Jemaat Sidoarjo cukup besar.
Kita patut bersyukur bila kita mempunyai Tuhan yang tidak tidur dan
selalu membuka telingga lebar-lebar untuk mendengar doa anak-anakNya.
Terbukti pada saat ini Tuhan menggerakan hati salah satu keluarga yang
mempunyai lahan yang cukup representatif di tengah kota Sidoarjo untuk
dijadikan sarana beribadah bagi warga GKJW Jemaat Sidoarjo.
Namun demikian jalan masih panjang, rintangan masih luas, kesetiaan dan
kesabaran perlu diuji untuk mewujudkan impian dan harapan tersebut.
Untuk itu melalui kesempatan ini kami sebagai panitia pembangunan menyediakan
sarana / wadah bagi bapak / ibu/ saudara terkasih yang rindu dan tergerak
hati untuk membagi berkat dan rejeki sebagai ucapan syukur. Berapapun
berkat yang bapak / ibu / saudara bagikan melalui panitia pembangunan,
kami amieni sebagai cerminan berkat yang sudah Tuhan berikan dalam kehidupan
bapak / ibu /saudara.
Atas doa dan dukungan bapak / ibu /saudara, kami selaku panitia mengucapkan
terima kasih, dan biarlah nama Tuhan semakin di muliaakan.